Apa Yang Dimaksud dengan Sekunder di Indonesia?

2 min read

Pengertian Sekunder

Sekunder dapat diartikan sebagai sesuatu yang berada di tingkat kedua atau paling tidak bukan yang paling utama. Dalam banyak hal, istilah sekunder sering juga digunakan sebagai suatu jenis data atau informasi yang dihasilkan dari informasi primer.

Jenis-jenis Informasi Sekunder

Ada banyak jenis informasi sekunder yang biasa digunakan dalam berbagai bidang. Beberapa di antaranya adalah seperti berikut ini.

1. Databases

Databases biasanya digunakan untuk menyimpan informasi atau data dari berbagai sumber. Informasi yang tersimpan dapat berupa data riset, informasi konsumen, informasi bisnis, dan banyak lagi.

2. Survei

Survei adalah metode pengumpulan informasi dalam bentuk kuesioner yang diberikan pada responden. Informasi yang dihasilkan dari survei dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih baik.

TRENDING:  Ciri-Ciri Kelompok Sosial di Indonesia yang Perlu Diketahui

3. Studi Laporan

Studi laporan adalah suatu teknik investigasi formal terhadap suatu topik atau bidang. Studi laporan biasanya menggunakan informasi sekunder seperti laporan dan arsip terkait.

4. Resensi

Resensi adalah ulasan atau analisis dari suatu produk atau buku yang diterbitkan. Resensi biasanya menggunakan informasi sekunder untuk memperkuat argumennya.

Kelebihan dan Kekurangan Informasi Sekunder

Setiap jenis informasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, begitu pula dengan informasi sekunder. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan yang tersedia.

Kelebihan

– Informasi sekunder mudah ditemukan dan mudah diakses.
– Biaya pengumpulan informasi sekunder jauh lebih rendah daripada informasi primer.
– Informasi sekunder dapat disebarkan dengan mudah dan cepat melalui teknologi.

Kekurangan

– Informasi sekunder tidak selalu akurat, terkini dan relevan.
– Bisa terjadi kesalahan karena sumber datanya tidak diketahui secara pasti.
– Informasi sekunder tidak menjamin keunggulan kompetitif seperti informasi primer.

Sumber Daya Informasi Sekunder

Sumber daya informasi sekunder terdiri dari berbagai sumber. Beberapa contoh di antaranya adalah seperti berikut ini.

1. Publikasi Akademis

Publikasi akademis termasuk jurnal, buku teks, artikel, karya ilmiah dan sebagainya yang dipublikasikan untuk tujuan akademis.

TRENDING:  Manfaat MEA bagi Indonesia dan Negara-negara ASEAN Lainnya

2. Sumber Statistik

Sumber statistik seperti Statistical Abstract of the United States, World Health Organization dan World Bank menyediakan informasi statistik yang penting.

3. Data Survei

Data survei dapat diperoleh dari berbagai lembaga seperti sensus, departemen pemerintah dan perusahaan survei.

Kesimpulan

Dalam banyak hal, informasi sekunder adalah salah satu jenis informasi yang sangat penting dalam mengambil keputusan. Meskipun demikian, sumber informasi sekunder harus diperiksa dan verifikasi keakuratannya sebelum dipakai secara terbuka. Dalam hal ini, informasi primer dapat dijadikan referensi yang lebih relevan.

Macam-macam Jenis Sekunder

Sampai saat ini, ada beberapa jenis sekunder yang dikenal, di antaranya:

1. Sekunder Konvensional

Sekunder konvensional merupakan jenis sekunder yang biasa digunakan untuk mengukur arus listrik dalam hubung singkat. Jenis sekunder ini biasa digunakan pada pembangkit listrik skala besar atau industri besar. Sekunder konvensional terdiri dari beberapa jenis, antara lain:

Jenis Keterangan
Transformator arus Digunakan untuk mengubah arus listrik dari tegangan tinggi menjadi arus listrik yang lemah
Transformator tegangan Sebuah alat yang digunakan untuk mengubah tegangan listrik dari satu level ke level lainnya
Transformator daya Digunakan untuk mengubah daya listrik dari satu level ke level lainnya pada sirkuit tertutup
TRENDING:  laporan keuangan perusahaan jasa

2. Sekunder Elektronik

Sekunder elektronik merupakan jenis sekunder yang menggunakan alat elektronik untuk memproses sinyal dalam rangka menghasilkan arus listrik. Contoh dari jenis sekunder ini adalah:

  • Current clamp meter
  • Shunt resistor
  • Hall Effect sensor
  • Rogowski Coil

3. Sekunder Digital

Sekunder digital dibuat menggunakan teknologi digital, yang berarti memiliki kemampuan untuk menghasilkan output yang akurat dan mudah untuk dibaca. Sebagai contoh, beberapa jenis sekunder digital adalah:

  • Concrete Multimeter
  • Power Quality Meter
  • Logic Analyzer

4. Sekunder Otomatis

Sekunder otomatis merupakan jenis sekunder yang memanfaatkan teknologi otomatisasi untuk menghasilkan output arus listrik. Biasanya, jenis sekunder ini diinstall dalam gedung atau lokasi yang memerlukan pengukuran otomatis seperti :

  • Substation Automation
  • Distribution Automation
  • Smart Grid Automation

5. Sekunder Manual

Sekunder manual adalah jenis sekunder yang umum digunakan pada pembangkit listrik rumahan atau rumah tangga. Penggunaannya sangat mudah dan pengukuran yang diberikan relatif cukup baik, meskipun pengukurannya belum tentu 100% akurat. Beberapa contoh dari jenis sekunder manual ini adalah:

  • Multimeter analog
  • Ampermeter analog
  • Voltmeter analog

Untuk mengetahui definisi dari “sekunder”, baca artikel apa yang dimaksud dengan sekunder. Artikel tersebut akan membahas secara detail arti dari kata tersebut dan bagaimana penggunaannya dalam konteks yang berbeda.

Terima Kasih Telah Membaca!

Itulah gambaran singkat tentang apa yang dimaksud dengan sekunder. Semoga artikel ini membantu Anda untuk memahami konsep tersebut dengan lebih baik. Jangan lupa untuk kembali lagi ke situs kami untuk membaca artikel-artikel menarik lainnya. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Saran Video Seputar : Apa Yang Dimaksud dengan Sekunder di Indonesia?

barang inferior adalah barang

1. Pengenalan Surat Penawaran Barang Surat penawaran barang adalah sebuah surat resmi yang dibuat oleh pemilik usaha atau penjual sebagai salah satu cara untuk...
Andri Afrizal Hakim
3 min read

metode penyusutan aset tetap

1. Pengertian Iklan Baris Iklan baris adalah jenis iklan yang umum digunakan dalam media massa. Iklan baris memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan jenis...
Andri Afrizal Hakim
4 min read