Apa Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha Menurut Para Ahli
Apa Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha Menurut Para Ahli

Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha Menurut Para Ahli

Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha Menurut Para Ahli – Richard Cantillon tercatat sebagai ahli ekonom Irlandia – Prancis yang melakukan studi terkait kewirausahaan untuk kali pertamanya di abad ke-18.

Studi yang dilakukan Cantillon ternyata menjadi sebuah dasar dari ekonomi klasik dan sebagai tanda lahirnya ekonomi politik. Hal ini diutarakan oleh William Stanley Jevons dalam menilai buku yang ditulis Cantillon.

Di dalam buku yang berjudul Essai sur la Nature du Commerce en General tersebut Cantillon memberkan definisi mengenai wirausaha. Diketahui bahwa buku Cantillon tersebut diterbitkan pertama kali pada tahun 1755.

BACA JUGA:  Inilah Resep Mie Ayam Untuk Jualan Agar Laris Manis

Sementara, istilah kewirausahaan itu sendiri sebenarnya suda dikenal oleh masyarakat luar negeri sejak abad ke-16. Di Indonesia, istilah kewirausahaan justru baru dikenal pada akhir abad ke-20.

Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha Menurut Para Ahli

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli

Richard Cantillon dalam essai yang dibuatnya dan terbit pada tahun 1755 memberikan definisi bahwa kewirausahaan merupakan suatu bentuk yang dikekerjakan oleh seorang pengusaha.

Pada kasus ini, pengusaha melakukan pekerjaan atau wirausaha dengan ketidakpastian dan cenderung memiliki risiko, karena membeli barang dengan harga tertentu, dan menjualnya nanti dengan harga yang belum pasti.

Pada tahun 1963, sosok Penrose pun turut menyumbangkan pengertian terkait kewirausahaan yang lebih menyudutkannya pada suatu identifikasi kegiatan. Penrose menyebutkan bahwa identifikasi dari kegiatan kewirausahaan merupakan sebuah peluang yang terdapat pada sistem ekonomi.

BACA JUGA:  Cara Memulai Bisnis Skincare Yang Harus Kamu Lakukan

Hal ini juga didukung oleh Harvey Leibenstein di tahun 1968 yang juga mengungkapkan bawa kewirausahaan masuk dalam suatu kegiatan.

Namun, Leibenstein lebih memaparkan kewirausahaan merupakan kegiatan yang meliputi membuat atau melaksanakan suatu perusahaan yang belum memiliki kejelasan terhadap pasar serta komponen dari suatu yang akan diproduksi nantinya.

Baca Juga: Pengertian Research and Development, Keuntungan dan Tahapannya

Hal ini berkesinambungan pada teori yang dipaparkan oleh Thomas W Zimmerer beranggapan bahwa dalam kewirausahaan ada proses kreatifitas dari inovasi dalam memecahkan suatu masalah demi tercipta peluang.

Pengertian kewirausahaan dan wirausaha menurut para ahli memang berbeda-beda, tapi ternyata saling berkesinambungan dan juga melengkapi teori yang terbangun dalam essai yang dibuat Robert Cantillon di tahun 1755.

BACA JUGA:  Pengertian Human Resource Management dan Manfaatnya

Terbukti pada teori kewirausahaan yang dikembangkan oleh Robbin & Coulter, kewirausahaan menjadi suatu proses yang dilakukan oleh kelompok atau individu dengan sistem yang terorganisir untuk membuka peluang.

Lebih lanjut dijelaskan Robbin & Coulter bahwa dalam upaya menciptakan peluang melalui kewirausahaan digunakan sebagai cara menciptakan suatu nilai untuk memenuhi keinginan, serta kebutuhan dengan cara melakukan inovasi dan membuat keunikan. Selaras dengan pengertian yang dibuat oleh Raymond bahwasannya kewirausahaan melibatkan seseorang yang inovatif dan memiliki kreativitas.

Raymond pun menjelaskan bahwa sikap kreatif dan inovatif ini diupayakan dalam mewujudkan serta meningkatkan kesejahteraan diri, baik di lingkungan sekitar dan juga masyarakat dalam cakupan yang luas.

BACA JUGA:  Pengertian Supply Chain Management Menurut Para Ahli: Komponen dan Tujuan

Pengertian kewirausahaan dan wirausaha menurut para ahli ini juga mengungkapkan perilaku dari orang yang terlibat dari kewirausahaan. Seperti yang diungkapkan Raymond, pelaku kewirausahaan harus kreatif dan inovatif.

Pendapat Raymond terkait perilaku seorang yang terlibat dalam kewirausahaan tersebut didukung oleh Peter F Drucker yang memnjelaskan bahwa pelaku kewirausahaan memiliki kemampuan dalam menciptakan suatu ang baru dan berani berbeda.

Kasmir pun membeberkan bahwa pelaku kewirausahaan memiliki jiwa yang berani dalam mengambil risiko untuk memulai suatu bisnis saat melihat hal tersebut berpeluang.

Pengertian kewirausahaan dan wirausaha menurut para ahli juga merujuk terhadap suatu nilai yang terkandung di dalamnya. Acmad Sanusi menjelaskan pengertian kewirausahaan sebagai mewujudkan nilai yang ada dalam perilaku dasar yang berkaitan dengan tujuan, kemudian diimbangin dengan trik dan taktik, serta propulasi, proses yang kemudian menghasilkan dalam wujud bisnis.

BACA JUGA:  Segera Daftar BLT UMKM Sekarang! Dibuka Hingga 28 Juni, Begini Cara Daftarnya

Soeharto Prawiro juga memberikan definisi kewirausahaan yang merujuk pada suatu nilai, yakni nilai-nilai yang dibutuhkan saat pelaku usaha akan memulai pengembangan dan membangun bisnis.

Hal ini selaras dengan pendapat dari Robert D Hisrich yang mengungkapkan kewirausahaan menjadi proses kreatif dalam menciptakan suatu yang bernilai tinggi dengan mengoptimalkan upaya yang meliputi waktu, dana, dan lainnya.

Pengertian Wirausaha Menurut Para Ahli

Pengertian kewirausahaan dan wirausaha tentu tidak dapat terlepas dari pelaku usaha yang disebut sebagai wirausaha. Berikut ini pengertian wirausaha menurut para ahli, yang pertama datang dari Jhon F Burgess tahun 1993 mengungkapkan bahwa wirausaha merupaan orang yang melakukan kelola dalam mengorganisasikan, serta berjiwa berani dalam menanggung risiko dalam upaya mewujudkan peluang usaha dengan membuka usaha baru.

BACA JUGA:  Tips Bisnis Daur Ulang Plastik Tanpa Modal

Pada tahun 1996, Schumpeter menyebutkan bahwa wirausaha adalah orang yang memperoleh peluang dalam menciptakan organisasi untuk mewujudkan bisnis. Sebab, tidak semua orang memiliki peluang dalam berbisnis dan mengejarnya, sehingga hanya orang yang memiliki peluan dan mampu mengejar peluang tersebut dengan menciptakan organisasilah yang dapat disebut sebagai wirausaha.

Pengertian kewirausahaan dan wirausaha ini disempurnakan oleh Mas’ud Machfoedz dan Mahmud Machfoedz di tahun 2004 yang mendefinisikan wirausaha secara lengkap. Seseorang yang memiliki inovasi serta mampu mengubah peluang menjadi ide dan berdaya jual, serta mampu menaikkan nilai dari ide jual yang inovatif dengan upaya, waktu, biaya, dan kecakapan dalam mencapai tujuannya yakni keuntungan, itulah yang disebut wirausaha.

BACA JUGA:  10 Contoh Usaha Kecil-Kecilan Yang Menguntungkan

Check Also

Cara Mendapat Uang dari Blogger Mudah dan Bisa Anda Lakukan

Cara Mendapat Uang dari Blogger Mudah dan Bisa Anda Lakukan

Cara Mendapat Uang dari Blogger – Mendapatkan uang sekarang ini tidak lagi hanya bisa didapatkan dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *