Sistem Gaji Karyawan Cuci Motor dan Alasan Memilih Usaha Ini

2 min read

Sistem Gaji Karyawan Cuci Motor

Seperti diketahui bahwa, usaha cuci motor hingga saat ini masih sangat profitable dan layak dijadikan bisnis utama. Sama halnya dengan bisnis lainnya, sebelum memulai bisnis ini, pemilik bisnis perlu memahami bagaimana sistem gaji karyawan cuci motor dengan benar.

Gaji merupakan kebutuhan operasional yang berpengaruh terhadap bisnis tersebut. Dengan memahami sistem gaji karyawan, maka bisa sama-sama saling menguntungkan satu sama lain. Agar lebih memahami mengenai hal tersebut, simak ulasan berikut. 

Bagaimana Sistem Gaji Karyawan Cuci Motor?

Bagi yang menjalankan usaha ini maka tidak perlu terlalu pusing terkait gaji karyawan. Apalagi usaha seperti ini, biasanya tidak menggunakan sistem gaji per bulan karena omsetnya sendiri tidak menentu setiap harinya. Tergantung pada jumlah motor yang dicuci.

Pada prakteknya, perhitungan gaji karyawan ini tergantung pada jumlah motor yang dicuci. Misalnya, biaya cuci motor sebesar Rp 15 ribu, maka Rp 10 ribu untuk pemilik usaha, dan Rp 5 ribu untuk karyawan.

Semakin banyak motor yang dicuci maka semakin besar pula penghasilan yang diperoleh karyawan. Perlu diketahui bahwa jasa ini tidak bersifat flat dan setiap saat bisa naik. Apabila jasa tersebut naik maka gaji karyawan akan ikut naik menyesuaikan harga jasa cuci motor.

TRENDING:  7 Niche Akun Instagram Yang Profitable dan Menjanjikan

Sistem gaji karyawan cuci motor seperti ini, akan lebih menguntungkan tentunya. Dengan sistem gaji tersebut, karyawan juga akan merasa lebih terpacu untuk bekerja lebih giat dan semangat tentunya.

Apabila dalam sehari, seorang karyawan mampu mencuci 10 motor maka akan mendapatkan upah Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Jumlah ini, akan terus meningkat ketika mendekati idul fitri maupun hari-hari lain.

Mengapa Memilih Usaha Cuci Motor?

Setelah mengetahui sistem gaji karyawan cuci motor, mungkin banyak yang bertanya, mengapa memilih usaha ini untuk dijalankan. Terdapat beragam keuntungan yang bisa diperoleh ketika menjalankan bisnis ini. Bagi yang ingin menjalankan bisnis ini perlu mengetahui keunggulan dari bisnis ini, diantaranya:  

1. Prospek yang Menjanjikan

Seperti diketahui, kini semakin banyak pengendara sepeda motor. Oleh karena itu, maka bisnis ini akan semakin menjanjikan di masa depan. Usaha ini, bisa dikatakan sebagai usaha yang tidak musiman karena bisa mendapatkan keuntungan setiap saat.

Seperti yang sudah disampaikan, usaha ini akan sangat ramai ketika mendekati hari raya idul fitri. Ini karena di waktu tersebut, setiap pengendara akan berlomba untuk mencuci motornya sehingga lebih nyaman ketika digunakan.

Sebenarnya di hari biasa pun, usaha ini akan terus dibutuhkan mengingat pengguna sepeda motor semakin meningkat setiap harinya. Terutama ketika musim hujan yang membuat motor menjadi cepat kotor, sehingga perlu dicuci dalam intensitas yang lebih sering agar tetap nyaman digunakan.

TRENDING:  Shopeepay Later Tidak Bisa Digunakan dan Cara Mengatasinya

2. Modal Minim

Selain menjadi prospek usaha yang menjanjikan, usaha cuci motor juga tidak membutuhkan modal dalam jumlah yang banyak. Untuk memulainya hanya perlu mempersiapkan modal dari ratusan hingga jutaan rupiah saja.

Dengan modal tersebut, tidak akan terlalu memberatkan bagi pelaku usaha tentunya. Terutama bagi pemula yang baru ingin mencoba memulai usaha ini. Tidak perlu khawatir, karena modal akan cepat balik ketika usahanya sudah berjalan dengan lancar dan memiliki pelanggan tetap.

3. Lokasi yang Kondisional

Alasan lain mengapa usaha ini sangat direkomendasikan ialah lokasi yang kondisional. Artinya, seseorang bisa membuka jasa ini di mana pun. Ketika lokasi rumah berada di dekat jalan raya, maka tidak perlu menyewa lahan di tempat lain karena bisa memanfaatkan tempat tersebut.

Untuk mendapatkan profit yang lebih tinggi, maka bisa mencari lokasi yang lebih strategis. Jika memiliki modal lebih besar, maka bisa menyewa lokasi yang berdekatan dengan area perkantoran, sekolah, perkampungan dan area lain yang sering dilewati pengendara motor.

Pemilihan lokasi yang tepat akan membantu pelanggan lebih mudah menemukan jasa cuci motor tersebut. Namun jika modal yang dimiliki masih terbatas, maka tidak masalah untuk memanfaatkan lahan yang tersedia terlebih dahulu asalkan dibarengi dengan promosi yang konsisten.

TRENDING:  7 Contoh Label Minuman Terbaik dan Kreatif

4. Omsetnya Besar

Sekilas usaha ini memang terlihat simple dan merupakan jenis usaha untuk kalangan menengah ke bawah. Namun seperti yang sudah dijelaskan, usaha ini cukup menjanjikan karena mampu meraup keuntungan yang cukup besar.

Apabila jasa yang dijalankan hasilnya bagus, maka bukan tidak mungkin akan mendapatkan pelanggan secara konsisten. Dengan demikian, maka omset yang didapatkan juga akan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Jika mampu mencuci 20 motor dengan harga Rp 15 ribu per unit, maka omset yang diperoleh sebesar Rp 300 ribu. Terlebih lagi jika usaha tersebut dijalankan secara pribadi, secara otomatis keseluruhan omset akan menjadi milik pemilik usaha.

Namun jika memiliki karyawan, maka omset tersebut harus dikurangi dengan gaji yang dibayarkan kepada karyawan. Namun meskipun membayar karyawan, pemilik usaha tetap akan mendapatkan keuntungan secara maksimal.

Itulah ulasan mengenai sistem gaji karyawan cuci motor dan alasan bisnis ini sangat direkomendasikan. Seperti yang sudah disebutkan, sistem gaji tergantung pada jumlah unit yang dicuci dengan pembagian nominal yang ditentukan. Model gaji ini, sangat menguntungkan karena bukan sistem bulanan.