Transaksi Eksternal di Indonesia yang Wajib Diketahui

4 min read

Pengertian Transaksi Eksternal

Namun sebelum membahas lebih jauh mengenai transaksi eksternal yang termasuk dalam suatu kegiatan bisnis, terlebih dahulu perlu mengetahui pengertian dari transaksi eksternal itu sendiri.

Transaksi eksternal merupakan suatu kegiatan bisnis yang melibatkan dua pihak yang berada di luar perusahaan. Di dalam suatu transaksi eksternal, perusahaan melakukan pembelian atau penjualan barang atau jasa dari perusahaan lain atau dari konsumen. Transaksi ini amat umum terjadi dalam sebuah bisnis.

Transaksi Pembelian

Transaksi pembelian merupakan salah satu jenis transaksi eksternal. Transaksi ini dapat terjadi saat perusahaan membeli barang atau jasa dari pihak ketiga. Biasanya transaksi pembelian ini melibatkan uang sebagai alat pembelian yang memainkan peran yang penting.

Biasanya transaksi pembelian ini dilakukan ketika perusahaan ingin memperoleh barang atau jasa untuk kepentingan bisnisnya. Sebagai contoh, perusahaan A membeli bahan baku yang diperlukan oleh perusahaan B untuk memproduksi produk yang akan dijual oleh perusahaan A dalam transaksi pembelian.

Transaksi Penjualan

Transaksi penjualan juga merupakan jenis transaksi eksternal. Transaksi ini terjadi ketika suatu perusahaan menjual barang atau jasa kepada pihak ketiga. Biasanya transaksi ini melibatkan pembayaran dengan uang sebagai alat pembayaran yang penting.

Contohnya, Perusahaan A menjual produk yang telah diproduksinya kepada perusahaan B melalui transaksi penjualan dengan menggunakan uang sebagai alat pembayaran.

Transaksi Investasi

Transaksi investasi merupakan jenis transaksi eksternal yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Contohnya ketika perusahaan membeli saham pada perusahaan lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham di masa depan.

Transaksi investasi juga bisa dilakukan ketika perusahaan membeli properti seperti tanah atau gedung dari pihak ketiga dan menjualnya kembali di masa yang akan datang dengan harga yang lebih tinggi.

TRENDING:  Cara Menghitung Persentase dengan Mudah di Indonesia

Transaksi Pembiayaan

Transaksi pembiayaan juga termasuk dalam jenis transaksi eksternal. Transaksi ini terjadi ketika perusahaan meminjam dana dari pihak ketiga untuk membiayai kegiatan bisnisnya. Biasanya, sumber pembiayaan yang digunakan adalah bank atau lembaga keuangan.

Contoh pemanfaatan transaksi pembiayaan ini adalah ketika perusahaan ingin membeli bahan baku untuk produksi produknya namun tidak memiliki uang tunai yang cukup. Maka perusahaan tersebut dapat meminjam dana dari pihak ketiga untuk membiayai pembelian bahan baku tersebut.

Transaksi Outsourcing

Transaksi outsourcing adalah ketika perusahaan membeli jasa atau produk dari pihak ketiga yang menjalankan fungsi bisnis atau kegiatan yang biasanya dilakukan oleh perusahaan itu sendiri. Misalnya ketika perusahaan membeli jasa tenaga ahli atau outsourcing produksi.

Transaksi Kerja Sama Bisnis

Transaksi kerja sama bisnis dilakukan dengan maksud menjalin kemitraan dengan perusahaan lain untuk melakukan kegiatan bisnis. Biasanya, dalam transaksi ini, perusahaan memulai kerjasama dalam bentuk kontrak untuk memenuhi kebutuhan produksi atau distribusi produk pada pasar.

Contoh pemanfaatan dari transaksi kerja sama bisnis ini adalah ketika perusahaan A yang memproduksi produk makanan membutuhkan perusahaan di bidang pengemasan kemasan. Maka perusahaan A dapat menjalin kerja sama bisnis dengan perusahaan B dalam bentuk kontrak bisnis.

Transaksi Waralaba

Transaksi waralaba dilakukan ketika suatu perusahaan membeli hak waralaba dari perusahaan lain agar dapat memproduksi atau menjual produk milik perusahaan tersebut. Perusahaan yang membeli hak waralaba harus membayar biaya lisensi atau biaya franchise secara periodik kepada perusahaan yang memiliki hak paten atas produk tersebut.

Contohnya seperti ketika suatu perusahaan membeli hak waralaba untuk membuka restoran franchise, maka perusahaan tersebut harus membayar royalti ke perusahaan pemilik hak paten produk restoran pada franchise tersebut.

Transaksi Lisensi

Transaksi lisensi terjadi ketika suatu perusahaan memberikan hak lisensi pada perusahaan lain agar dapat memproduksi atau menjual produk perusahaan tersebut. Dalam transaksi lisensi, perusahaan yang memperoleh hak lisensi harus membayar biaya lisensi atau royalti kepada perusahaan pemilik hak paten produk tersebut.

Contohnya seperti ketika perusahaan B mendapatkan hak lisensi dari perusahaan A untuk memproduksi atau menjual produk A di suatu negara tertentu, maka perusahaan B harus membayar biaya lisensi atau royalti kepada perusahaan A sebagai pemilik hak paten produk tersebut.

TRENDING:  PT Terbesar di Indonesia: Daftar Perusahaan Terbesar yang Mengukir Sejarah

Transaksi Joint Venture

Transaksi joint venture terjadi ketika dua atau lebih perusahaan sepakat untuk bekerja sama dan membagi risiko dalam menjalankan suatu proyek atau usaha. Dalam transaksi ini, perusahaan membagi keuntungan dan kerugian dari usaha yang dilakukan. Biasanya, kerja sama ini dibuat dalam bentuk kemitraan atau perseroan terbatas.

Contohnya seperti ketika perusahaan A dan perusahaan B sepakat untuk membentuk joint venture dalam bidang transportasi, maka perusahaan A dan B akan membagi keuntungan dan kerugian dari hasil usaha transportasi yang dilakukan oleh joint venture tersebut.

Transaksi Merger dan Akuisisi

Transaksi merger dan akuisisi terjadi ketika suatu perusahaan membeli saham atau melakukan merger dengan perusahaan lain untuk mengembangkan bisnisnya. Dalam transaksi ini, perusahaan yang melakukan merger atau akuisisi akan mengambil alih operasional dan aset perusahaan yang diakuisisi.

Contohnya seperti ketika perusahaan A membeli saham mayoritas dari perusahaan B, maka perusahaan A akan mengambil alih operasional dan aset perusahaan B yang diakuisisi. Selain itu, perusahaan A juga dapat menggunakan merek dan produk perusahaan B sesuai dengan aturan yang berlaku.

Itulah sepuluh jenis transaksi eksternal yang sering dilakukan dalam bisnis. Pemahaman mengenai jenis-jenis transaksi eksternal diharapkan dapat membantu meningkatkan efektifitas kegiatan bisnis dan kemampuan dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan suatu transaksi.

Berikut Ini yang Termasuk Transaksi Eksternal

1. Impor dan Ekspor Barang

Salah satu contoh transaksi eksternal adalah impor dan ekspor barang. Impor adalah aktivitas memasukkan produk atau barang dari negara yang berbeda. Sementara itu, ekspor merupakan pengiriman barang atau produk ke negara lain. Baik impor dan ekspor barang dapat dilakukan oleh perorangan maupun perusahaan.

Impor dan Ekspor Barang

Dalam pelaksanaannya, impor dan ekspor barang dapat dilakukan dalam berbagai skala. Mulai dari kegiatan ekspor-impor kecil antar-individu hingga transaksi besar antar-negara. Hal ini tentu saja tergantung pada jenis barang yang diperdagangkan serta kesepakatan antarpihak yang terlibat.

2. Penanaman Modal di Luar Negeri

Penanaman modal di luar negeri, atau biasa disebut dengan foreign direct investment (FDI), adalah salah satu bentuk transaksi eksternal yang cukup populer dalam dunia bisnis. Dalam hal ini, suatu perusahaan atau investor memutuskan untuk membeli saham atau mendirikan cabang perusahaan di luar negeri.

TRENDING:  Cara Memelihara Ikan Koi di Akuarium yang Benar

Penanaman Modal di Luar Negeri

Tujuan dilakukannya penanaman modal di luar negeri biasanya adalah untuk memperluas pasar dan merebut pangsa pasar di negara lain. Selain itu, penanaman modal di luar negeri juga dapat memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan teknologi atau sumberdaya yang lebih murah dibanding yang tersedia di negara asal.

3. Peminjaman dan Penawaran Pinjaman Antar-negara

Transaksi eksternal juga mencakup peminjaman dan penawaran pinjaman antar-negara. Peminjaman antar-negara dapat terjadi ketika suatu negara meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan di negara lain. Sementara itu, penawaran pinjaman antar-negara berarti suatu negara bersedia memberikan pinjaman kepada negara lain.

Peminjaman dan Penawaran Pinjaman Antar-negara

Transaksi peminjaman dan penawaran pinjaman antar-negara ini sangat mempengaruhi nilai tukar mata uang. Di mana ketika terjadi banyak peminjaman dari bank atau lembaga keuangan di suatu negara, maka nilai mata uang negara tersebut akan melemah. Hal ini karena banyak uang yang dikeluarkan dari dalam negeri ke luar negeri.

4. Pembayaran Ekspor dan Impor

Pembayaran ekspor dan impor juga termasuk sebagai transaksi eksternal. Pembayaran ekspor berarti pembayaran yang dilakukan oleh negara lain atas barang atau produk yang diterimanya dari eksportir di dalam negeri. Dan sebaliknya, pembayaran impor berarti pembayaran atas produk atau barang yang diimpor dari suatu negara.

Pembayaran Ekspor dan Impor

Pengaturan pembayaran ekspor dan impor sangat penting untuk memastikan bahwa pembayaran dilakukan dengan cepat, mudah, dan aman. Oleh karena itu, negara biasanya membuat peraturan dan kebijakan khusus terkait pembayaran dalam aktivitas ekspor-impor seperti menggunakan LC (letter of credit).

5. Wisatawan Asing

Transaksi eksternal juga dapat melibatkan wisatawan asing yang berkunjung ke dalam negeri. Wisatawan asing membawa devisa ke dalam negeri dan meningkatkan penerimaan devisa suatu negara dari sisi pariwisata. Melalui kegiatan pariwisata, wisatawan asing juga dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan ekonomi di daerah wisata.

Wisatawan Asing

Hal ini tentu saja menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam kebijakan dan rencana pembangunan wisata di suatu negara. Kondisi pariwisata yang baik akan mendorong jumlah wisatawan asing meningkat yang pada akhirnya dapat membantu mengembangkan perekonomian suatu daerah.

Untuk lebih memahami apa itu transaksi eksternal, kamu bisa membaca artikel dibawah ini yang termasuk transaksi eksternal adalah.

Terima Kasih Telah Membaca!

Sekarang kamu sudah tahu kan apa-apa saja yang termasuk dalam transaksi eksternal? Semoga artikel ini memberikan informasi yang bermanfaat untukmu ya. Jangan lupa untuk berkunjung lagi ke situs ini untuk membaca artikel menarik lainnya. Sampai jumpa lagi!

barang inferior adalah barang

1. Pengenalan Surat Penawaran Barang Surat penawaran barang adalah sebuah surat resmi yang dibuat oleh pemilik usaha atau penjual sebagai salah satu cara untuk...
Andri Afrizal Hakim
3 min read

metode penyusutan aset tetap

1. Pengertian Iklan Baris Iklan baris adalah jenis iklan yang umum digunakan dalam media massa. Iklan baris memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan jenis...
Andri Afrizal Hakim
4 min read