Andri Afrizal Hakim Full Time Bekerja dari Rumah, Internet Marketer, Affiliate Marketer, Blogger & Advertiser

7 Langkah yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membuka Bisnis Food Truck

3 min read

Menjalankan bisnis sendiri menjadi impian untuk banyak orang, baik untuk mewujudkan mimpi dan juga pastinya menghasilkan keuntungan. Terlepas dari tantangan yang ada dalam menjalankannya, banyak orang berpikir mempunyai bisnis sendiri lebih baik daripada bergantung kepada gaji yang jumlahnya tidak mengalami kenaikan setelah bertahun-tahun bekerja.

Dalam dunia bisnis sendiri, jenis usaha kuliner merupakan salah satu yang banyak dipilih. Tidak hanya memiliki pasar yang luas, usaha kuliner juga dianggap tidak pernah mati. Dari banyaknya jenis usaha kuliner salah satunya yang dapat menjadi perhatian adalah model bisnis berjualan dengan konsep food truck.

Berjualan dengan food truck adalah sebuah konsep di mana penjualnya menggunakan mobil berukuran besar untuk menjual berbagai jenis makanan atau minuman. Tidak hanya menjual, proses memasak dan menyajikan pun dilakukan dari mobil sehingga dapat dikatakan sebagai restoran berjalan.

Dengan beragam keunggulan seperti modal yang relatif lebih rendah dibandingkan restoran dan kemudahan dalam berjualan, memilih untuk memulai bisnis dengan konsep food truck dapat menjadi pilihan Anda dalam memulai usaha. Sebelum memulai menjalankannya, terdapat beberapa langkah yang perlu diketahui agar bisnis dapat berjalan dengan baik.

1. Menghitung Modal dan Kelayakan Bisnis

Seperti halnya sebelum memulai bisnis lainnya, wajib bagi Anda untuk menghitung modal dan kelayakan bisnis yang akan dijalani. Anda perlu membuat simulasi dan memperkirakan hal apa saja yang perlu disiapkan sebelum memulai usaha.

TRENDING:  Buraun Cek Bantuan Pemerintah 2,4 Juta. Sebentar Lagi Berakhir, Siapin KTP dan Data Lainnya Untuk Pencairan

Dimulai dari menilai potensi bisnis yang akan dijalankan dengan melakukan studi kelayakan bisnis hingga menghitung dan memperkirakan segala aspek terkait bisnis yang akan dijalankan. Tujuannya, supaya Anda dapat mengetahui hal apa saja yang diperlukan untuk mengatur bisnis tersebut di masa mendatang.

Hal yang paling penting berikutnya adalah tentu saja dengan menghitung modal dan melakukan proyeksi keuntungan. Dengan melakukan hal ini, Anda dapat mengantisipasi kerugian dan mempersiapkan segala hal dengan lebih matang.

2. Menentukan Jenis Food Truck

Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah dengan memilih konsep dan jenis food truk yang akan dijalankan. Terdapat berbagai macam jenis food truck yang beberapa di antaranya adalah ice cream truck, coffee truck, dan fast food truck. Anda juga dapat mencari referensi dari usaha makanan  sekitar ataupun dari usaha lain yang telah berjalan dan sukses menurut Anda.

Ada beberapa faktor yang juga perlu Anda perhitungkan sebelum memilih jenis food truk yang diinginkan, seperti modal, kondisi pasar, keunikan atau bahkan jenis makanan kesukaan Anda. Namun, yang paling penting adalah seberapa dalam tingkat penguasaan dan keyakinan yang dimiliki terhadap konsep yang akan dipilih.

3. Memilih Menu yang Akan Dijual

Setelah memilih konsep untuk food truck yang diinginkan, hal berikutnya adalah untuk menentukan menu apa saja yang akan dijual. Sebagian besar food truck hanya menjual satu jenis makanan atau minuman saja. Oleh karena itu, di sini Anda perlu menunjukkan kreativitas dengan membuat variasi menu sehingga membuat bisnis Anda jadi lebih unik dan menarik calon pelanggan.

TRENDING:  Cara Memelihara Ikan Koi di Akuarium yang Benar

Dengan pemilihan menu yang sudah matang, hal ini akan mempermudah Anda juga dalam memilih peralatan yang akan digunakan. Seperti memilih oven listrik untuk menu pastry, kompor untuk menu gorengan, dan mesin kopi untuk menu kopi.

4. Mencari Mobil yang Tepat

Sumber: Pexels/@jess-vide

Inilah yang menjadi komponen utama dari konsep food truck. Anda harus memiliki mobil agar dapat menjalankan usaha ini. Oleh karena itu, sangat penting juga  untuk memilih mobil yang sesuai.

Mobil yang digunakan sebagai food truck adalah mobil yang berukuran besar sehingga Anda dapat membuat dapur dan konter pelayanan di dalamnya. Beberapa mobil yang biasa digunakan untuk food truck di Indonesia adalah Toyota Dyna dan Daihatsu Gran Max. Sebelum memilih mobil, Anda perlu mempertimbangkan volume dan kapasitas mobil agar sesuai dengan konsep yang diinginkan.

Tidak hanya itu, sebelum digunakan untuk berjualan mobil harus dimodifikasi terlebih dahulu sehingga dapat digunakan untuk memasak dan menyajikan makanan. Modifikasi juga perlu dilakukan untuk membuat tampilan mobil dapat menarik perhatian orang sehingga orang akan tertarik untuk berkunjung.

5. Menentukan Lokasi Penjualan

Salah satu keunggulan dari food truck adalah pemilihan lokasi berjualan yang lebih fleksibel. Anda dapat mencari lokasi yang ramai pelanggan untuk didatangi sehingga dapat mengurangi risiko minim pelanggan.

Maka dari itu, Anda perlu mengetahui dan melakukan survei lokasi yang ramai dan diizinkan untuk berjualan. Tidak harus berpindah setiap hari asalkan Anda memiliki jadwal dan daftar tepat yang berpotensi mendatangkan banyak pelanggan.

TRENDING:  Segera Daftar BLT UMKM Sekarang! Dibuka Hingga 28 Juni, Begini Cara Daftarnya

6. Menjalin Kerja Sama dengan Event Organizer

Salah satu tempat yang paling ideal bagi pemilik usaha food truck adalah acara tempat diadakannya festival atau acara sejenis. Untuk dapat berjualan dan mengetahui bahwa ada acara yang sedang berlangsung, Anda perlu menjalin kerja sama dengan event organizer.

Bekerja sama dengan event organizer (EO) juga dapat membawa keuntungan jangka panjang. Caranya adalah dengan menjadi official partner sehingga Anda akan dapat berjualan di setiap event yang diadakan oleh EO tersebut.

7. Menjalankan Strategi Pemasaran Lewat Sosial Media

Pemasaran adalah yang penting untuk dilakukan oleh semua jenis bisnis. Tidak hanya melakukan promosi untuk meningkatkan penjualan, melakukan pemasaran di sosial media juga dapat membuat orang-orang lebih kenal dengan produk Anda.

Saat produk food truck Anda sudah dikenal oleh orang banyak, tidak perlu pusing untuk mencari lokasi penjualan karena orang-oranglah yang akan mencari Anda. Namun, hal ini hanya bisa terlaksana jika produk yang Anda tawarkan unik atau berkualitas tinggi.

 

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sebelum memulai usaha dengan konsep food truk. Dengan perencanaan dan strategi awal yang baik, Anda dapat mengurangi risiko kegagalan. Akan tetapi, perlu Anda ingat untuk melakukan setiap usaha dengan sepenuh hati dan selalu belajar  agar jalan menuju kesuksesan terbuka untuk Anda. Selamat berbisnis!

Andri Afrizal Hakim Full Time Bekerja dari Rumah, Internet Marketer, Affiliate Marketer, Blogger & Advertiser