Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah Untuk Pemula

Ngobrolbisnis.id – Cara budidaya jamur tiram di rumah untuk yang baru memulai termasuk gampang dilaksanakan apa lagi di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Oleh karenanya, budidaya jamur yang bisa diolah jadi beragam sajian sedap ini makin terkenal.

Kebutuhan pasar akan jarum tiram yang semakin tinggi memacu makin banyak orang-orang tertarik membudidayakan jamur yang bernama latin Pleurotus ostreatus ini. Berikut akan diterangkan selengkapnya cara budidaya jamur tiram yang pas diaplikasikan oleh pemula bahkan juga dapat dilaksanakan di rumah.

BACA JUGA:  Cara Budidaya Ikan Cupang Hias Yang Benar

Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah Untuk Pemula (2)

Pilih Bibit Jamur Tiram yang Berkualitas

Salah satunya factor yang tentukan sukses atau tidak budidaya jamur tiram ialah penyeleksian bibit jamur yang kwalitasnya bagus. Beberapa ciri bibit jamur tiram berkualitas salah satunya misalnya:

  • Perkembangan miselium jamur kelihatan rata dan segar
  • Tidak mempunyai bintik warna lain. Bibit jamur yang punyai bintik warna lain mengisyaratkan jika bibit itu telah tercemar
  • Tidak kedaluwarsa (terlampau tua)

Bibit jamur tiram yang lama ditempatkan dalam almari pendingin harus lebih dulu didiamkan sepanjang sehari saat sebelum dipakai. Maksudnya supaya bibit jamur bisa menyesuaikan sekalian aktifkan miseliumnya.

Bibit jamur tiram cuman dapat dipakai sekali saja pakai.

Oleh karena itu, Anda harus dapat mempertimbangkan secara tepat perbedaan baglog dengan bibit yang bakal dipakai.

BACA JUGA:  Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Untuk Pemula

Bibit jamur dalam botol yang pernah dibuka tidak bisa dipakai kembali karena terjadi kemungkinan kontaminasi besar sekali.

Mempersiapkan Rumah Jamur (Kumbung)

Rumah jamur atau yang sering dikenali dengan panggilan kumbung umumnya dibuat dari kayu atau bambu.Peranan khusus kumbung sebagai tempat tumbuhkan jamur. Dinding kumbung dibuat dari anyaman bambu atau papan kayu sedang atapnya dibuat dari genteng atau sirap.

Kumbung diperlengkapi dengan rak yang direncanakan secara bertingkat. Rak dalam kumbung itu berperan sebagai tempat simpan baglog (tempat tanam jamur tiram).

Jumlah rak kumbung seharusnya dibikin 2-3 tingkat dengan lebar rak 40 cm, panjang 1 m dan ruangan antara rak ketinggiannya bisa kurang dari 40 cm. Rak-rak kumbung sama ukuran semacam itu umumnya optimal dalam simpan 80 baglog.

BACA JUGA:  Cara Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal Agar Hasilnya Menguntungkan

Membuat Media Tanam

Cara budidaya jamur tiram selanjutnya ialah proses membuat tempat tanam atau yang lebih dikenali dengan panggilan baglog. Pembikinan baglog ialah rintangan paling susah saat membudidayakan jamur tiram. Tempat tanam (baglog) jamur tiram dibuat dari kombinasi serbuk gergaji, bekatul dan kapur.

Aduk sampai rata ketiga bahan untuk membuat baglog itu selanjutnya tambah air sekitaran 60% dari berat tempat tanam itu. Tutup pertemuan dengan terpal atau plastik sesudah seluruh bahan dan air tercampur rata.

Biarkan baglog sepanjang 5-10 hari hingga terjadi proses pengeroposan secara prima.

Proses diamkan baglog dikenali sebagai reaksi peragian.

Yakinkan udara di sekitaran baglog saat reaksi peragian ini bertambah sampai 70 derajat celcius. Janganlah lupa untuk membolak balikkan baglog supaya terjadi proses pemerataan material.

BACA JUGA:  Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar

Baglog siap bila berwarna berbeda cokelat kehitaman.

Proses Sterilisasi Baglog

Beberapa langkah proses sterilisasi baglog jamur tiram sebagai berikut ini :

  • Persiapkan beberapa drum
  • Isi drum sama air dengan tinggi sekitaran 30-50 cm
  • Panasi air dalam drum sampai mendidih dan tutup rapat.
  • Lubangi drum dan hubungkan dengan selang besar supaya drum pertama itu dapat disambungkan dengan drum ke-2
  • Ikatan antara ke-2 drum itu akan membuat saluran uap dapat masuk ke drum ke-2 dari bawah
  • Tutup sisi atas drum memakai besi yang sudah dilubangi supaya bisa disambungkan dengan drum ke-3
  • Ikat plastik dengan tali tambang di drum ke-3

Proses Inokulasi Baglog

Beberapa langkah proses inokulasi baglog jamur tiram seperti berikut:

  • Pindahkan baglog ke tempat inokulasi
  • Diamkan baglog sepanjang 24 jam hingga temperatur baglog dapat normal kembali. Proses inokulasi baglog ini memerlukan perputaran udara yang baik supaya baglog tidak tercemar bakteri
  • Persiapkan botol bibit F3
  • Semprot dengan alkohol
  • Semprot botol dengan api spiritus sampai kapas terbakar beberapa
  • Membuka kapas penyumbat botol dan aduk dengan alat steril. Alat pengaduk awalnya harus lebih dulu disterilkan di atas api.
  • Alihkan bibit dari botol ke baglog
  • Tutup kembali dengan kapas
BACA JUGA:  Ingin Tambah Penghasilan Yuk Budidaya Jamur Kancing

Masa Inkubasi

Taruh jamur tiram di dalam ruang yang temperaturnya sekitaran 22-28 derajat celcius dan dengan tingkat kelembapan sekitaran 60-70%.

Periode inkubasi jamur ini umumnya memerlukan waktu sepanjang sebulan sampai jamur dapat tumbuh prima dan siap dipanen.

Selesai, mudah-mudahan artikel cara budidaya jamur tiram di rumah untuk pemula yang di ulas untuk kategori Agribisnis yang menguntungkan, bisa bermanfaat untuk Anda.

Check Also

Budidaya Kemukus Dengan Cara Setek Dan Menanam Sulur

Budidaya Kemukus Dengan Cara Setek Dan Menanam Sulur

Budidaya Kemukus – Kemukus merupakan tanaman berjenis rambat yang biasa dijumpai di sekitar kita. Tanaman …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *