kisah sukses jan koum
kisah sukses jan koum

Kisah Sukses Jan Koum: Gelandangan yang Membuat WhatsApp, Hartanya Rp 146 T

Siapa yang tidak kenal dengan WhatsApp? Aplikasi untuk berkirim pesan itu sekarang digunakan oleh pengguna smartphone di seluruh dunia. Aplikasi yang memiliki logo warna hijau ini di katakan sudah digunakan oleh 2 miliar pengguna internet dari banyak negara.

Banyak hal yang membuat whatsapp memiliki banyak pengguna. Salah satunya adalah fiturnya yang gampang dimengerti, dengan kapasitas ringat, membuat WhatsApp digunakan oleh para pengguna internet. Tapi, meski sederhana dan ringan, WhatsApp ternyata memiliki fitur yang sangat berguna. Tidak perlu bingung, setiap orang pasti dengan cepat bisa memahami fitur-fitur yang ada di WhatsApp.

Apakah kamu tahu siapa di balik aplikasi populer selain Youtube itu? Ya, ia adalah Jan Koum, seorang warga negara Ukraina berdarah Yahudi yang sangat menyukai dunia pemrograman IT sejak masih kecil.

TRENDING:  Cara Cek Penerima BLT UMKM di BRI dan BNI, Siapkan KTP, LOGIN eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id

Semakin populer aplikasi buatannya itu, tentu saja juga mendatangkan kekayaan yang sangat banyak kepada Jan Koum. Namun hal itu tidak didapatkan dengan mulus. Jan Koum harus meliwati berbagai rintangan serta masa-masa sulit sebelum dirinya menjadi sekaya sekarang.

Karena Rasisme ia Menjadi Gelandangan

Jan Koum yang lahri di Kiev Ukrania pada 24 Februari 1976. Daerah tempat tinggal Jan Koum sangat memprihatinkan, tidak memiliki fasilitas lengkap seperti listrik dan air sulit untuk didapatkan.

Hal itu karena di akibatkan oleh sisa perang dunia, Ukraina juga sedang memiliki konflik antar golongan yang juga sangant memprihatinkan. Gerakan anti-semitisme yang digaungkan oleh partai pemerintah, sudah cukup membuat warga Yahudi di Ukraina merasakan kesulitan hidup.

TRENDING:  Ini Penjelasan tentang Pengertian Ekspor dan Impor Beserta Contohnya

Seperti itulah yang dirasakan Jan Koum kecil. Lahir dan besar sebagai Yahudi, membuat Jan Koum sekeluarga mengalami menjadi korban gerakan anti-semitisme di Ukraina. Demi mempertahankan keyakinan mereka Jan Koum memilih untuk meninggalkan tempat itu.

Hasilnya, Jan Koum dan keluarganya, tanpa sang ayah, harus hijrah ke Amerika (negri paman sam). Awalnya itu pergi untuk memperbaiki nasib dan meminta perlindungan, Tapi na’as Jan Koum juga mengalami kesulitan yang sama.

Ketika sudah berusia 16 tahun, Jan Koum mulai mencari tempat tinggal dan makan sendiri dengan menerima jatah makan bantuan dari pemerintah. Tidak jarang Jan Koum tidak kebagian tempat dan makan sehingga ia harus tidur di tempat yang terbuka.

TRENDING:  Mau Buka Usaha, Ketahui Dulu Perbedaan dan Pengertian CV dan PT

Sepeninggal sang Ayah, untuk mencukupi keuangan keluarga, Ibunda Jan Koum bekerja sebagai tukang sapu di sebuah toko. Meskipun gajinya sangat kecil, tapi bagi seorang ibu, asalkan dapat membiayai keluarganya tidak masalah.

Kehidupan yang sulit itu harus dilalui oleh Jan Koum hingga akhirnya ia memulai usahanya sendiri. Ia telah benar-benar sukses membuat aplikasi WhatsApp. Padahal dulu Jan Koum adalah bekas staf Yahoo!

Jan Koum adalah sorang programmer handal, bukan suatu yang sulit bagi ia untuk membuat aplikasi sebagus itu. Saking banyak penggunanya, Forbes mencatat Jan Koum sekarang memiliki kekayaan sebesar 10 milyar dollar AS atau jika dirupiahkan menjadi sekitar 146 triliun.

Check Also

Google Translate Langkah Gampang Terjemahkan Banyak Bahasa

Google Translate: Langkah Gampang Terjemahkan Banyak Bahasa

Google Translate adalah service penerjemah bahasa digital yang dikeluarkan oleh perusahaan internet terkenal, Google. Service ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *